Sit amet felis. Mauris semper,

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, ...

Category name clash

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ut, eros. Aliquam pharetra. Nulla in tellus eget odio sagittis blandit. ...

Test with enclosures

Here's an mp3 file that was uploaded as an attachment: Juan Manuel Fangio by Yue And here's a link to an external mp3 file: Acclimate by General Fuzz Both are CC licensed. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, ...

Block quotes

Some block quote tests: Here's a one line quote. This part isn't quoted. Here's a much longer quote: Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. In dapibus. In pretium pede. Donec molestie facilisis ante. Ut a turpis ut ipsum pellentesque tincidunt. Morbi blandit sapien in mauris. Nulla lectus lorem, varius aliquet, ...

Contributor post, approved

I'm just a lowly contributor. My posts must be approved by the editor.Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ut, eros. Aliquam pharetra. Nulla in tellus eget odio sagittis blandit. Maecenas at ...

Senin, 02 Juli 2012

laporan pemasaran bronitik


Laporan Pemasaran Bronitik (Bros Unik Nan Cantik)
A.    Review Produks
1.      Brand Soul
Bronitik adalah bros berbahan dasar kain yang unik dan variatif. Karakter yang ingin kita bangun dari bronitik yakni aksesoris yang simple namun elegan. Bronitik mampu memperkuat kesan feminitas dengan desainnya yang mayoritas berbentuk bunga. Kami ingin bronitik mampu membentuk presepsi konsumen bahwa untuk menjadi cantik dan elegan tidak harus menggunakan aksesoris mahal.

2.      Latar Belakang
Fashion jilbab/hijab yang sedang trend di kalangan remaja putri menjadi peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Berbagai macam aksesori berkembang dan semakin kreatif. Kami mencoba membidik ceruk-ceruk pasar yakni para remaja putri dengan uang saku terbatas namun berkeinginan untuk tetap fashionable dengan aksesoris bros. Tidak hanya itu, dengan maraknya bros-bros berbahan dasar logam yang mudah berkarat, bronitik menjadi jawaban atas kebutuhan aksesori yang tahan lama.
3.      Spesifikasi Barang
Bronitik adalah aksesoris berbahan dasar kain. Biasanya terbuat dari kain tila, batik, katun, dan brokat. Ditambah dengan peniti khas bros di bagian belakangnya. Tidak hanya itu, biasanya terdapat manik-manik, pernik ataupun kancing sebagai pemanis, namun itu tergantung pemesan. Spesifikasi lebih jelas dapat di lihat di Katalog ABC (A’a Bronitik Collection).
4.      Reviw Pemasaran
Bronitik bermodalkan kain bekas dan uang sebesar Rp. 80.000,-. Pembuatan bronitik perhari bisa menghasilkan sekitar 50 buah/hari. Dengan keuntungan Rp. 150.000,-/20 buah berbeda ukuran. Selama sekitar 2 (dua) bulan ini kami berhasil menjual bronitik sebanyak 500/buah lebih bronitik. Dengan keuntungan yang cukup besar.
Bronitik ini di perkenalkan di facebook dan dunia maya di dua bulan yang lalu dan respon dari pengunjung sangat baik. Bronitik ini sudah dikirim ke Surabaya sebanyak 100 buah dan ke Makasar sebanyak 100 buah juga. Kemudian disebar pada teman-teman yang ingin menjualkan bronitik. Sejauh ini pemasaran pada bronitik cukup lancer walaupun terkadang memang sering tertimpa kebosanan dalam pemasarannya.
B.     Kelebihan Produk
1.      Berbahan dasar kain, sehingga lebih tahan lama dibanding bros logam yang mudah berkarat
2.      Sistem pembuatan handmade jadi lebih rapi dan detail
3.      Harga lebih terjangkau
4.      Dapat memesan bentuk dan warna

C.     Kelemahan Produk
1.      Karena handmade terkadang produk yang dihasilkan tidak selalu sama persis.
2.      Produksi terbatas

D.    Stategi Pemasaran
Pemasaran Bronitik yang kita lakukan adalah dengan IMC (Integrate Marketing Communication). Dimana kami menggunakan berbagai macam aspek yang ada seperti Direct Selling, Advertising, Sales Promotion, dan Personal Selling.
1.      Direct Selling
Produk dijual oleh marketing kepada konsumen secara langsung dengan menawarkan produk ke mahasiswi di tempat-tempat strategis, seperti kantin, lobi kampus, dan area hotspot kampus. Kami juga menjual Produk melalui kerjasama dengan toko-toko aksesoris yang relevan, seperti butik dan fotocopy-an di sekitar kampus.
2.      Advertising
Mengiklankan produk melalui sosial media seperti blog, twitter, facebook dan BBM. Via media sosial media ini kami mempublish varian bronitik.

3.      Sales Promotion
Untuk mendongkrak penjualan, kami memberikan harga paket, yakni mengemas dua atau tiga varian bronitik menjadi satu dan menjualnya dengan harga lebih murah. Tidak hanya itu kami juga memberikan harga khusus dan bonus bronitik untuk pemesanan sebanyak 100 buah bronitik.
4.      Personal Selling
Personal selling kami aplikasikan dengan strategi pointcasting, yakni dengan pendekatan secara personal kepada konsumen-konsumen yang berpotensi sehingga konsumen tersebut merasa diperlakukan special. Seperti pendekatan kepada mahasiswi fashionable akan berbeda dengan pendekatan kepada mahasiswi berpenampilan apa adanya. Jika kami menawarkan bronitik berbentuk pita dengan bahan katun yang terkesan ringan dan sangat simple kepada mahasiswi yang fashionable kelas berat tentu ia tidak akan tertarik, karena biasanya mereka terbiasa dengan aksesoris elegan dan berkelas. Maka kami akan menawarkan bronitik berbentuk bunga besar dengan aksen kerut yang terlihat klasik,
E.     Kendala
-          Kekurangan pegawai
-          Sulit berinovasi
-          Malas dalam pemasaran
-          Kesulitan mencari variasi warna dari bahan dasar permintaan konsumen
-          Tidak adanya rumah produksi
F.      Solusi
-          Memaksimalkan pegawai yang ada
-          Memaksimalkan kreasi bentuk, aksen, dan warna pada desain yang telah dikuasai
-          Penjualan berseling, hari ini bawa, besok tidak dibawa, agar tercipta kangen/rindu pada bronitik.
-          Menggunakan kantor Himakom sebagai rumah produksi
G.    Penutup
Demikian laporan pemasaran yang telah dilakukan oleh kami, kurang dan lebihnya kami mohon maaf. Terimakasih untuk semuanya yang telah membantu baik moral ataupun materil.
Wassalamualaikum wr. Wb







Tidak ada komentar: